Di tengah meningkatnya kesadaran akan perlunya menjaga warisan alam, produk berkelanjutan menjadi sorotan utama dalam industri perawatan kulit. Salah satu merek yang menonjol dalam inisiatif ini adalah Utama Spice, sebuah brand wellness yang berbasis di Bali. Didirikan pada tahun 1989 oleh Dayu Suci dan Melanie Templer, Utama Spice mengusung filosofi Tri Hita Karana, yang menjunjung tinggi keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas. Dalam setiap langkah bisnisnya, merek ini berkomitmen untuk tidak hanya menghadirkan produk alami, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal dan menjaga lingkungan.
Utama Spice memanfaatkan bahan baku yang diperoleh secara bertanggung jawab, bekerja sama dengan berbagai komunitas petani untuk memastikan praktik pertanian berkelanjutan. “Utama Spice lebih dari sekadar merek; ini adalah cerminan hubungan mendalam kami dengan alam serta komitmen untuk menjaganya,” ungkap Ria Templer, Direktur Utama Spice, dalam sebuah siaran pers.
Pengembangan produk berkelanjutan oleh Utama Spice tidak hanya terfokus pada kualitas produk, tetapi juga melibatkan berbagai kemitraan dengan organisasi lain untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Beberapa inisiatif kunci yang mereka lakukan antara lain:
-
Konservasi Hutan Borneo: Utama Spice bekerja sama dengan Forest Wise untuk mendukung pemanenan kukui dan illipe butter secara berkelanjutan, yang sangat penting bagi ekosistem lokal.
-
Kesejahteraan Petani Kelapa: Berkolaborasi dengan Aluan Foundation, Utama Spice memastikan bahwa petani kelapa di Indonesia dapat bekerja dengan praktik pertanian yang bertanggung jawab dan menguntungkan.
- Inisiatif Bersih Laut: Utama Spice juga menggandeng Seven Clean Seas, yang berkomitmen untuk mengangkat 30 gram plastik dari laut untuk setiap produk yang terjual. Ini merupakan langkah signifikan dalam upaya mengurangi polusi plastik di lautan.
“Dengan bekerja sama dengan Utama Spice, kami dapat melestarikan tradisi sekaligus membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi komunitas kami,” kata Nyoman, seorang petani rempah yang menjadi pemasok minyak esensial bagi merek ini. Kesadaran akan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial menjadi bagian integral dalam setiap aspek bisnisnya.
Saat ini, Utama Spice tengah membangun pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas produksi. Namun, perlu dicatat bahwa mereka tetap berkomitmen pada proses alami dalam pembuatan produknya. Di tengah ekspansi ini, Utama Spice berharap dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, sekaligus mempertahankan prinsip keberlanjutan dan etika dalam bisnisnya.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa industri perawatan kulit tidak hanya bisa menjadi sumber keuntungan finansial, tetapi juga dapat berkontribusi dalam melindungi dan melestarikan lingkungan. Utama Spice adalah contoh nyata dari upaya menjaga warisan alam melalui produk berkelanjutan, sambil memberdayakan masyarakat lokal. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan industri lain dapat terinspirasi untuk menerapkan praktik serupa, demi menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang.