Shopee Indonesia mengumumkan perubahan signifikan dalam layanan pengiriman yang menggunakan J&T Express. Mulai April 2025, layanan pengiriman J&T Express Standard dan J&T Express Eco tidak akan lagi tersedia di platform e-commerce tersebut. Keputusan ini disampaikan oleh Shopee dalam pengumuman resmi yang ditujukan kepada para penjual (seller) di platformnya.
Menurut pernyataan yang disampaikan, penghapusan integrasi layanan J&T Express Standard dan Eco dilakukan untuk fokus pada layanan pengiriman kargo melalui J&T Cargo. Layanan kargo ini dirancang untuk menangani paket-paket besar dengan berat maksimal hingga 600 kilogram. Selain itu, Shopee juga menekankan pentingnya bagi para penjual untuk mengaktifkan setidaknya satu metode pengiriman yang terintegrasi sebelum 2 April 2025, agar tidak kehilangan akses ke opsi pengiriman yang ada.
Dengan perubahan ini, Shopee masih menyediakan berbagai pilihan layanan pengiriman melalui mitra ekspedisi lainnya. Beberapa kategori layanan yang tetap tersedia antara lain:
Layanan Reguler:
- Anteraja Reguler
- ID Express
- JNE Reguler
- Ninja Xpress
- PosAja!
- SiCepat REG
- SPX Express
Layanan Hemat:
- Anteraja Economy
- SiCepat Halu
- SPX Hemat
Layanan Kargo:
- Anteraja Kargo
- J&T Cargo
- JNE Trucking (JTR)
- Sentral Cargo
- SiCepat Gokil
Layanan Instant:
- GoSend Instant
- GrabExpress Instant
- SPX Instant
Layanan Same Day:
- Anteraja Same Day
- GoSend Same Day
- GrabExpress Same Day
- SPX Same Day
Layanan Next Day:
- (Belum ada rincian khusus yang dicantumkan)
Perubahan ini tentunya akan mempengaruhi banyak pengguna dan penjual di Shopee, mengingat J&T Express adalah salah satu pilihan pengiriman yang banyak digunakan. Dengan adanya penghapusan layanan ini, pada dasarnya para penjual didorong untuk mencari alternatif pengiriman lainnya yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
Shopee berharap langkah ini akan membuat proses pengiriman lebih efisien dan terfokus, dengan mengalihkan perhatian pada layanan kargo yang memang memiliki permintaan cukup besar. Selain itu, sebagai langkah mitigasi, Shopee juga akan secara otomatis mengaktifkan opsi pengiriman lain bagi penjual yang belum melakukan pemilihan layanan pengiriman baru.
Kebijakan baru ini adalah bagian dari upaya Shopee untuk meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin dinamis. Dengan banyaknya pilihan pengiriman, diharapkan penjual dapat lebih fleksibel dalam mengatur logistik, yang pada akhirnya juga akan menguntungkan konsumen dalam hal kecepatan dan keandalan pengiriman barang. Pengumuman resmi ini tentunya menarik perhatian banyak pihak di industri e-commerce, mengingat pergeseran ini menandakan perubahan strategis dalam ekosistem logistik di Indonesia.