Diskon yang Dijanjikan Hilang, Pelanggan AT&T Terancam Tagihan Tinggi

Stress yang dialami oleh penyedia kebutuhan keluarga seringkali meningkat ketika mereka terjebak dalam kontrak telepon yang tiba-tiba menjadi tidak terjangkau. Dalam situasi yang membuat frustrasi ini, seorang pelanggan AT&T berbagi pengalamannya di Reddit setelah menganggap tawaran dari seorang yang mengaku sebagai perwakilan resmi AT&T. Pelanggan tersebut percaya bahwa ia telah mendapatkan penawaran menarik, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Menurut informasi yang dibagikan, pelanggan tersebut sebelumnya menggunakan layanan Cricket dengan biaya bulanan sebesar $125 untuk lima nomor telepon. Meskipun layanan Cricket terkadang kurang memuaskan, pelanggan ini tertarik untuk beralih setelah dihampiri seseorang di Best Buy yang mengaku sebagai perwakilan AT&T. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan itu menjanjikan bahwa mereka tidak perlu menukarkan ponsel lama, dan dapat memanfaatkan diskon militer yang segera tersedia di toko. Dengan semua diskon tersebut, tagihan bulanan mereka diyakini hanya akan sekitar $150, termasuk dengan empat ponsel baru dan layanan yang lebih baik.

Namun, janji yang manis itu nyatanya tidak menjadi kenyataan. Setelah menandatangani kontrak melalui tablet yang dioperasikan oleh perwakilan itu, pelanggan menerima bill mengejutkan sebesar $400. Sejak itu, mereka telah berjuang selama tiga bulan untuk menyelesaikan masalah yang muncul. Pelanggan ini juga harus mengembalikan ponsel untuk ditukar, dan mereka kini mengetahui bahwa diskon militer tidak bisa diterapkan di toko. Selain itu, penerapan layanan Next Up pada semua saluran mereka juga menambah beban biaya yang tidak terduga.

Kondisi makin rumit ketika pelanggan tidak menerima konfirmasi email dari perwakilan yang menjanjikan diskon tersebut, sehingga mereka tidak memiliki bukti untuk memperjuangkan haknya. Meskipun telah berusaha mengembalikan ponsel dan mengajukan dokumen militer seperti yang diminta AT&T, diskon yang dijanjikan jauh lebih rendah, dan masalah penghapusan layanan Next Up tampaknya sulit diatasi.

Dalam postingan di Reddit, pelanggan ini menyatakan, “Setelah mengajukan dokumen militer saya dan mengembalikan ponsel, diskon yang diberikan jauh di bawah yang saya harapkan, dan diskon militer saya tidak dapat diterapkan. Saya telah mengajukan bukti penghasilan tiga kali, pergi ke toko dua kali, namun saya tetap terjebak dengan tagihan $250 per bulan yang sama sekali tidak mampu saya bayar.”

Pelanggan ini kini menghadapi pilihan yang sulit: membayar tagihan yang tidak terjangkau, membayar secara penuh untuk ponsel dan membiarkan AT&T mempertahankan ponsel lama mereka, atau merusak kredit mereka. Beberapa pengguna Reddit lainnya menyarankan untuk mengunjungi toko resmi AT&T mengingat banyaknya cerita buruk dari pengecer resmi. Selain itu, ada juga saran untuk mengajukan pengaduan kepada FCC sebagai langkah untuk mendapatkan solusi lebih cepat.

Situasi yang dihadapi pelanggan ini mencerminkan tantangan besar yang harus dihadapi oleh banyak konsumen saat terdapat kesalahan dan kesalahpahaman dalam transaksi. Dalam kasus seperti ini, kepercayaan yang diberikan kepada layanan pelanggan seharusnya tidak berujung pada pengalaman yang pahit. Nasib pelanggan ini dan individu lain yang mengalami pengalaman serupa, harapannya dapat menemukan jalan keluar dari masalah yang membebani mereka ini. AT&T diharapkan memberikan tanggapan yang konstruktif terkait situasi yang sedang dihadapi oleh pelanggan setianya.

Berita Terkait

Back to top button