Aturan Penting untuk Pre-Ordering Nintendo Switch 2 Awal!

Seiring mendekatnya peluncuran Nintendo Switch 2 yang dijadwalkan pada bulan Juni 2025, perhatian para penggemar dan gamer semakin intens. Dalam upaya untuk mencegah praktik penjualan ulang yang merugikan, Nintendo telah mengumumkan langkah-langkah khusus untuk pre-order konsol baru mereka. Langkah ini, meskipun berpotensi menyulitkan sebagian penggemar, dirancang untuk memastikan bahwa perangkat dapat tersedia secara adil bagi pengguna yang benar-benar ingin membelinya.

Nintendo berupaya mengatasi masalah scalping yang telah menjadi masalah umum dalam peluncuran konsol terbaru. Scalping, yang melibatkan pembelian massal konsol untuk kemudian dijual kembali dengan harga jauh lebih tinggi, telah mempengaruhi peluncuran konsol seperti PlayStation 5, di mana harga jual dapat mencapai tiga hingga empat kali lipat dari harga ritel. Situasi ini memicu kekhawatiran bahwa Nintendo mungkin menghadapi tantangan serupa sama seperti saat peluncuran Nintendo Switch yang pertama.

Dalam pre-order Nintendo Switch 2, Nintendo memberikan kriteria ketat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan akses ke pemesanan awal. Berdasarkan informasi yang diumumkan di situs "How to Buy" resmi Nintendo, berikut adalah beberapa aturan yang perlu diperhatikan oleh calon pemesan:

  1. Keanggotaan Nintendo Switch Online: Hanya pengguna yang telah membayar keanggotaan Nintendo Switch Online dengan durasi minimum 12 bulan yang akan diprioritaskan untuk menerima undangan pre-order.

  2. Jam Permainan: Selain keanggotaan, calon pemesan juga harus memiliki total waktu bermain minimal 50 jam. Kriteria ini mulai dihitung per 2 April 2025 untuk menentukan eligibilitas calon pemesan.

  3. Berbagi Data Permainan: Para pengguna harus bersedia untuk membagikan data permainan mereka. Hal ini terkait dengan bagaimana Nintendo melacak jam permainan dan penggunaan konsol.

Proses pemesanan awal akan dimulai pada 8 Mei 2025, ketika Nintendo mulai mengirimkan tautan pre-order kepada pelanggan yang memenuhi kriteria dari kelompok pendaftar. Tautan awal akan dialokasikan "secara berkala" hingga pemesanan dibuka untuk semua pelanggan yang memenuhi syarat yang tersisa.

Sistem ini diharapkan dapat membantu Nintendo dalam mengatasi masalah scalping, namun di sisi lain, kebijakan ini memicu ketidakpuasan di kalangan beberapa penggemar. Bagi para gamer yang lebih menyukai permainan solo dan tidak tertarik dengan koleksi permainan klasik yang ditawarkan melalui Nintendo Switch Online, peluang untuk memesan konsol baru ini menjadi terbatasi. Banyak pemilik Nintendo Switch mungkin tidak ingat apakah mereka sudah mengaktifkan opsi berbagi data, menambah kerumitan dalam mendapatkan akses pre-order.

Kesimpulannya, Nintendo mengimplementasikan strategi yang ketat ini untuk memastikan para penggemar sejati dapat memiliki kesempatan lebih baik dalam mendapatkan Switch 2. Dan meskipun ada keluhan mengenai eksklusivitas pemesanan ini, langkah tersebut menunjukkan komitmen Nintendo untuk memberantas scalping dan menciptakan pengalaman yang lebih adil bagi penggemar mereka.

Exit mobile version